FAKTOR RISIKO STUNTING PADA WILAYAH KRISIS AIR DI KECAMATAN PONTANG, KABUPATEN SERANG, BANTEN

Authors

  • Meliana Sari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.58185/jkr.v14i2.136

Keywords:

Stunting, Breastfeeding, WASH

Abstract

Abstract

Background: Stunting is one of the problems of child development and growth. Clean water, hygiene, and sanitation are indirect factors that play a role in stunting. Pontang Sub-District, Serang Regency was included in the National Stunting Management Locus in 2021. Another challenge is Pontang Sub-District is predicted to have a clean water crisis in the low to high category.

Objective: To determine the relationship between risk factors and the incidence of stunting in Pontang Sub-District.

Method: This research was conducted in Domas Village and Pontang Village, Pontang Sub-District, Serang Regency. Data were collected in July 2022. This research used a case-control study design, with a sample size of 47 people from each case and control group. Data were collected using questionnaires and environmental observation sheets using a purposive sampling method. Data analysis used the Chi-Square Test and Odds ratio (OR).

Results: The results of the study found that there was a relationship between clean water (OR = 2.8; 95% CI 1.171-6.672), sanitation (OR = 2.84; 95% CI 1.232-6.563), exclusive breastfeeding (OR = 7.35; 95% CI 1.59-8.81) and giving MP-ASI (OR = 2.62; 95% CI 1.029-6.674) with the incidence of stunting. Hygiene, growth and development monitoring, and a history of infectious diseases are not related to the incidence of stunting.

Conclusion: Increasing access to clean water, improving sanitation, and education regarding breastfeeding and MP-ASI need to be improved to reduce the incidence of stunting in the Pontang District area.

Keywords: Stunting, Breastfeeding, WASH

Abstrak

Latar belakang: Salah satu masalah yang menjadi tantangan di fase pertumbuhan dan perkembangan anak adalah stunting. Diantara banyak faktor, ketersediaan air bersih, higiene dan sanitasi adalah faktor tidak langsung yang berperan dalam kejadian stunting. Kecamatan Pontang Kabupaten Serang masuk dalam lokus penanganan stunting Nasional tahun 2021. Tantangan lainnya, Kecamatan Pontang diprediksi mengalami krisis ketersediaan air bersih kategori rendah hingga tinggi.

Tujuan: Mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian stunting di Kecamatan Pontang.

Metode: Penelitian ini dilakukan di Desa Domas dan Desa Pontang Kecamatan Pontang Kabupaten Serang. Data dikumpulkan pada bulan Juli 2022. Penelitian ini menggunakan desain studi case-control, dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang pada masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi lingkungan dan kuesioner melalui pendekatan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dan Odds ratio (OR).

Hasil: Hasil penelitian ditemukan terdapat hubungan antara ketersediaan air bersih (OR = 2,8; 95% CI 1,171-6,672), sanitasi (OR = 2,84; 95% CI 1,232-6,563), ASI Eksklusif (OR = 7,35; 95% CI 1,59-8,81) dan Pemberian MP-ASI (OR = 2,62; 95% CI 1,029-6,674) dengan kejadian stunting. Adapun higiene, pemantauan tumbuh kembang dan riwayat penyakit infeksi tidak berhubungan dengan kejadian stunting.

Kesimpulan: Peningkatan akses ketersediaan air bersih, perbaikan sanitasi dan edukasi mengenai ASI dan MP-ASI perlu ditingkatkan untuk menurunkan kejadian stunting di wilayah Kecamatan Pontang.

Kata kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Air, Sanitasi, Higiene

References

Khaironi M. Perkembangan Anak Usia Dini. J Golden Age. 2018;2(01):01.

Sumantri M. Perkembangan Peseta Didik. Pertumbuhan dan Perkemb Anak. 2014;1–52.

WHO. Stunting in a nutshell. 2015;

Kementrian Kesehatan. Situasi Stunting di Indonesia. Jendela data dan Inf Kesehat. 2020;208(5):1–34.

UNICEF, WHO WBG. Joint Child Malnutrition Estimates. Who. 2021;24(2):51–78.

KEMENKES. Indonesia Sehat Bebas Stunting. 2020;

WHO. Childhood Stunting: Context, Causes and Consequences - Conceptual framework. 2020;9(September).

Zhihui Li, Rockli Kim SVS. Factors Associated With Child Stunting, Wasting, and Underweight in 35 Low- and Middle-Income Countries. 2020.

Hasanah S, Masmuri, Purnomo A. Gambaran Pemberian Mp-Asi Dengan Kejadian Stunting. E-Journal Yars. 2020;5:13–21.

Wandini R, Rilyani, Resti E. Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. J Kebidanan Malahayati. 2021;7(2):274–8.

Hasanah U, Maria IL, Jafar N, Hardianti A, Mallongi A, Syam A. Water, sanitation dan hygiene analysis, and individual factors for stunting among children under two years in ambon. Open Access Maced J Med Sci. 2020;8(T2):22–6.

Ariantjelangi L. Clean and healthy living behavior with the stunting events in children in central Java, Indonesia. Syst Rev Pharm. 2020;11(12):127–33.

Nisa SK, Lustiyati ED, Fitriani A. Sanitasi Penyediaan Air Bersih dengan Kejadian Stunting pada Balita. J Penelit Dan Pengemb Kesehat Masy Indones. 2021;2(1):17–25.

Ademas A, Adane M, Keleb A, Berihun G, Tesfaw G. Water, sanitation, and hygiene as a priority intervention for stunting in under-five children in northwest Ethiopia: a community-based cross-sectional study. Ital J Pediatr. 2021;47(1):1–11.

Lazuardi G. 10 Desa di Kabupaten Serang Ditetapkan Lokus Stunting 2021, Wabup Pandji: Target Zero Stunting Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul 10 Desa di Kabupaten Serang Ditetapkan Lokus Stunting 2021, Wabup Pandji: Target Zero Stunting, https: 2021.

Soewandita H. Analysis of Drought Disaster in Region of. J Sains dan Teknol Mitigasi Bencana. 2018;13(1):34–43.

Shodikin AA, Mutalazimah M, Muwakhidah M, Mardiyati NL. Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pola Asuh Gizi Hubungannya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. J Nutr Coll. 2023;12(1):33–41.

Aprilia D. Perbedaan Risiko Kejadian Stunting Berdasarkan Umur Dan Jenis Kelamin. J Kebidanan. 2022;11(2):25–31.

Hidayat, Nurhayati A, Ismawati. Faktor-faktor kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas kramatwatu kabupaten serang. J Bimtas. 2019;3(1):28–35.

Naryanto HS, Prihartanto P, Ganesha D. Kajian Kualitas Air Tanah dan Sungai pada Kawasan Rawan Banjir di Kabupaten Serang Kaitannya dengan Penyediaan Air Bersih. J Teknol Lingkung. 2019;20(1):45.

Hikmahrachim HG, Rohsiswatmo R, Ronoatmodjo S. Efek ASI Eksklusif terhadap Stunting pada Anak Usia 6-59 bulan di Kabupaten Bogor tahun 2019. J Epidemiol Kesehat Indones. 2020;3(2):77–82.

Sari N, Manjorang M, Randell M. Exclusive Breastfeeding History Risk Factor Associated with Stunting of Children Aged 12 – 23 Months. 2021;16(1):28–32.

Husna A, Farisni TN, Novayanti LH, Armini NW, Mauliku J, Asprika MCW, et al. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Sari Lampung Selatan. J …. 2023;3(1):637–44.

Rosita AD. Hubungan Pemberian MP-ASI dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review. J Penelit Perawat Prof. 2021;3(2):407–12.

Rahmawati S, Wulan AJ, Utami N. Edukasi Pemberian Makanan Pendamping Asi ( MPASI ) Sehat Bergizi Berbahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kalisari Kecamatan Natar Lampung Selatan. J Pengabdi Masy Ruwai Jurai. 2021;6(1):47–50.

Kwami CS, Godfrey S, Gavilan H, Lakhanpaul M, Parikh P. Water , Sanitation , and Hygiene : Linkages with Stunting in Rural Ethiopia. Int J Environ Res Public Health. 2019;16(3793).

Prakoso AD, Azmiardi A, Febriani GA, Anulus A. Studi Case Control : Pemantauan Pertumbuhan, Pemberian Makan Dan Hubungannya Dengan Stunting Pada Anak Panti Asuhan Di Kota Semarang. J Ilmu Kesehat Bhakti Husada Heal Sci J. 2021;12(2):160–72.

Putri DA, Misnaniarti M, Rahmiwati A. Evaluasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita: Literature Review. J Ilm Permas J Ilm STIKES Kendal. 2023;13(3):821–8.

Yulnefia, Sutia M. Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jambi Med J. 2022;10(1):154–63.

Angkat AH. Penyakit Infeksi dan Praktek Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam. J Dunia Gizi. 2018;1(1):52.

Published

2024-01-23

How to Cite

Meliana Sari. (2024). FAKTOR RISIKO STUNTING PADA WILAYAH KRISIS AIR DI KECAMATAN PONTANG, KABUPATEN SERANG, BANTEN. JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI, 14(2), 163–170. https://doi.org/10.58185/jkr.v14i2.136